Minggu, 13 Maret 2011

"Pray for Japan" dan masalah-masalah di sekitarnya

Kita semua tahu bahwa Negeri Sakura ini baru saja ditimpa musibah. Semua mendoakan dan berharap korban yang jatuh tidak semakin bertambah. Sejak kemaren pun gue selalu berdoa untuk Jepang dan semua orang yang disana. Bukan hanya Jepang, tapi juga negara-negara yang kena dampak dari tsunami tersebut, termasuk Indonesia. Alhamdulillah, katanya Indonesia tidak terkena dampak yang besar.

Oke, yang mau gue tulis bukan sesuatu yang ilmiah kayak yang gue singgung sebagian diatas. Yang mau gue tulis itu tentang reaksi orang-orang, baik di twitter, fb, blog, maupun fasilitas web yang lain.

Satu, gue tau kalian semua panik, was-was, khawatir dan apapun sebutannya itu. Saat dilanda perasaan-perasaan negatif seperti itu, wajar jika emosi seseorang lebih cepat naik. Tapi cobalah untuk berhenti sejenak menghilangkan perasaan itu dan berpikir dengan jernih dan kepala dingin sebelum kalian marah-marah.

Dimana-mana gue liat banyak yang kesel soal orang yang heboh menanyakan kondisi idolnya di Jepang sana, baik mangaka, seiyuu, artis, penyanyi dan lain lain.

Satu pertanyaan gue,

SALAH?

Seperti yang gue sebut diatas, berpikirlah dengan kepala jernih. Menurut gue, mereka yang mengkhawatirkan para idolnya enggak salah. Toh para idol itu juga MANUSIA. Mereka manusia yang penuh ketidaksempurnaan dan bisa mati juga. Mereka tinggal di Jepang dan termasuk ke dalam orang-orang yang perlu dikhawatirkan. Terlebih lagi mereka merupakan public figure dan memberikan dampak yang besar jika terjadi sesuatu padanya. Wajar jika banyak orang mengkhawatirkan kondisi mereka.

Gue sendiri nggak komentar banyak soal idol gue. Gue tau mereka selamat dari twit temen-temen gue yang lain, itu cukup buat gue. Gue lebih khawatir sama temen gue disana yang belum memberikan jawaban, meski gue udah menghubungi lewat FB, email dan skype.

Lalu, gue mau memberi penegasan. Bukan berarti mereka yang khawatir dengan kondisi idolnya, lalu lupa dengan keberadaan orang Jepang lainnya yang juga terkena musibah. Mereka enggak se-tega itu. Oh, gue yakin kok mereka pasti khawatir juga. Cuma, wajar kan kalo lo lebih khawatir sama orang yang lo kenal, dibandingkan orang yang nggak lo kenal sama sekali?

Gue sendiri kalo nggak ada temen disana, mungkin gue enggak akan khawatir sampe mau nangis gini. Baca twitter temen gue yang di oosaka yang nggak bisa tidur karena takut aja gue jadi sedih banget.

Dua, gue sebenernya kesel juga sama isi timeline twitter gue saat ngeliat anak-anak yang khawatir soal 'karakter anime' idolanya.

Tapi, mari kita berpikir positif kembali. Mungkin mereka khawatir soal mangaka, animator atau mungkin seiyuu nya. Toh banyak dari mereka yang akhirnya memberikan doa untuk para mangaka/seiyuu tersebut.

Sekali lagi, cobalah berpikir positif, dan jangan hanya bisa melihat dari sisi negatif nya saja.

Tiga, soal mereka yang membuat joke enggak penting tentang tsunami.
Gue nggak punya komentar positif soal ini. Gue sepenuhnya setuju kalau seharusnya mereka tidak menganggap musibah ini sebagai joke.

Dengan membuatnya sebagai candaan, itu menunjukkan ketidakpedulian kalian terhadap daerah yang ditimpa bencana, terlebih orang-orangnya. Saat mereka sedang menderita disana, kalian malah membuat joke tentang hal itu? Sekarang kalian lah yang harus mulai menggunakan OTAK dan PERASAAN. Tidak sakit hati kah kalian saat tertimpa musibah, tapi orang lain justru mentertawakan dan membuat lelucon soal keadaan kalian? PIKIR KEMBALI.

Cukup curhatan gue soal tsunami ini... gue masih sedih karena temen gue sama sekali belum ngasih kabar. Dia ngasih gue gift di FB, tapi enggak tau itu otomatis atau gimana. Wall dari gue sama sekali belum dibales soalnya. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, dia tinggal di Tochigi, jadi kemungkinan besar sekarang ada di pengungsian (;__;)
Mari kita sama-sama berdoa agar sakura kembali merekah dengan bangga di negeri ini, Amiiinn...

x-posted to multiply

Jumat, 11 Maret 2011

That game is stole my brother

Mungkin saya nggak berhak ngomong gini karena saya sendiri aslinya bukan gamer. Game yang biasanya saya mainin itu cuma game cetek macemnya minesweeper, pinball, dan lain lain. Game paling susah yang saya mainin itu parampaa & machinarium. Dan dari game-game yang saya sebut barusan, enggak ada sejarahnya deh bikin kecanduan. Paling juga seneng karena penasaran. Oh, mari coret kata 'seneng', yang ada stress sambil jambak-jambak rambut gara-gara tingkat kesulitan soal di game parampaa & machinarium yang enggak manusiawi. Tapi seenggaknya, game itu membantu untuk mengasah otak.

Saya enggak bilang game yang lain nggak perlu mengasah otak kok. Saya tau rata-rata para gamer RPG itu menggunakan bahasa Inggris sebagai media berkomunikasi. Saya juga tau untuk mainin game model begitu harus punya strategi yang bagus. Iya, saya akui game itu nggak selamanya buruk. Nggak, kalau saja si gamer itu tidak bermain terus-terusan selama 24 jam dan melupakan hal-hal penting lainnya. Baik, kalau game itu bisa membuat si gamer terlatih dalam bahasa Inggris dan membuat nilai pelajarannya naik. Luar biasa kalau game itu menjadi pemacu si gamer untuk menciptakan sesuatu, misalkan saja ia membuat game baru dengan hasil imajinasinya sendiri.

Tapi sayang sekali, saya cuma bisa mimpi adik saya yang terakhir bisa mendapat manfaat dari game yang selama ini dia mainkan. Nilai-nilai nya turun jauh jika dibandingkan sebelum ia mengenal game itu. Seluruh perhatiannya teralihkan sehingga terkesan sama sekali tidak peduli dengan keadaan sekitar. Yang dipedulikannya hanya bagaimana ia bisa terus memainkan game itu. Ketika keluarga gue belum membeli modem baru selain untuk provider terkenal yang 'katanya' super cepat itu, dia rela keluar rumah setiap hari untuk bermain di warnet. Sekarang, saat saya akhirnya memutuskan untuk beli modem sendiri, dia selalu saja pinjam dengan alasan kalau ia selalu ikut menyumbang untuk membayar pulsa internet. Saya sendiri memang enggak bisa membantah untuk hal yang satu itu. Tapi, apa wajar kalau dia bayar terus dia bisa main sepuasnya, bahkan sampai 24 jam penuh? Bukan hanya kesehatan fisik seperti minus pada matanya yang semakin bertambah saja yang saya khawatirkan, tapi juga kesehatan yang lain-lain, termasuk kesehatan jiwanya. Mungkin bukan kesehatan jiwa yang parah seperti gila atau kepribadian ganda, tetapi tidak adanya rasa peduli sama sekali juga merupakan masalah yang cukup mengkhawatirkan.

Berbagai cara telah kami lakukan untuk mengurangi kecanduannya bermain game. Mulai dari menasihatinya setiap kali, membatasi waktu bermainnya, sampai akhirnya sama sekali tidak memperbolehkannya bermain game apapun. Tapi ternyata keadaan itu kembali seperti semula, seolah tidak ada usaha apapun. Padahal kakak dan adik saya yang satu lagi dulunya pun gamer. Namun sudah sejak lama mereka tidak lagi kecanduan bermain game karena kesadaran diri masing-masing.

Tidak adakah cara yang ampuh untuk membuatnya berhenti? atau paling tidak mengurangi itensitasnya berada di depan komputer/laptop.


gue masih serius soal nuker adek sampe sekarang....
karena sampai detik inipun gue belom nemu satu hal positif dari dia....

x-posted to nananotechou.multiply.com

Selasa, 08 Maret 2011

Let's say HELLO!!!


Hey yo! Hey yo!

(Stupid you!! I said 'say Hello!' not 'Hey yo!')

Nana kembali menghuni blog terlantarkan ini setelah 4 tahun! Bayangkan! 4 tahun! Kalo saya baru masuk kuliah waktu itu, pasti udah lulus. Amiin~ sekarang lagi skripsi sih, kalo lancar ya langsung lulus semester ini juga (intinya minta do'a).

Kenapa saya memutuskan untuk menghidupkan blog ini yang tadinya (tahun 2007) isinya amat sangat nggak jelas ini? (setelah di update nanti-pun saya enggak bisa jamin isinya sih)

1. Karena ada yang maksa saya. Katanya biar blog barunya dia ada yang nge-foll...uumpph! Saa! Jangan bekep gue! Gak bisa napas nih!

2. Abaikan pembukaan aib secara tidak langsung diatas dan langsung ke alasan kedua. Alasannya adalah....

...

ah! ada kucing maen NDS!!!

Sialan! tajir amat itu kucing, gue aja nggak pu..nya...
/merasa dilirik sinis karena trik pengalih perhatian kurang berhasil rupanya/

baiklah kita kembali ke topik, tadi sampai mana ya?

ah iya, alasan kedua...

untuk menambah kesan dramatis, mari kita tambahkan background suara keren,

JENG JENG JENG!!!

Kamera bergantian meng close-up keyboard - layar leptop - muka saya.

Oke, mari kita ulang...

Keyboard - Layar leptop - muka saya!

reff 99x

Bersambung...

PS : yang mau nimpuk saya, tolong ditunda sampai postingan berikutnya.
.

.

.

Oh iya, hampir lupa bilang. Pintu keluar di ujung, belok kanan lurus terus, nemu perempatan belok kiri. Hati-hati di depannya ada comberan gede.

Senin, 31 Januari 2011

Alkisah seonggok HP dan majikannya.....

Saat majikanku yang satu itu sedang disibukkan dengan deadline tugas kuliahnya besok, aku memutuskan untuk bekerjasama dengan si modem kecil menceritakan sepenggal kesedihanku.

Sudah 7 tahun sejak pertemuan pertamaku dengan sang majikan. Saat orangtuanya mempertemukan kami berdua, ia terlihat senang sekali. Ia menganggapku seperti hadiah terindahnya karena berhasil mendapatkan SMA negeri pilihan pertamanya. Meski saat itu aku masih sederhana, aku tetap bahagia. Siapa yang tidak bahagia jika kau selalu merasa dibutuhkan oleh seseorang.

Setiap hari ia membawaku serta ke sekolahnya, bermain dengan fitur game sederhana yang kumiliki dengan wajah tegang sekaligus bahagia, bahkan saat guru sedang mengajar. Ia selalu ragu jika harus memberikan aku pada seseorang. Merasa aku adalah barang yang rapuh dan mudah rusak. Namun akhirnya ia rela juga meminjamkan aku sementara pada teman disebelahnya.

Saat ia sampai di rumah dan sadar kalau aku tidak lagi bersamanya, ia menangis. Entah menangis karena merindukanku atau karena takut dimarahi orangtuanya. Apapun alasannya, aku tidak peduli, karena toh dia tetap menunjukkan kepeduliannya padaku. Aku merasa bahagia saat ia mencaci maki teman di sebelahnya karena lupa mengembalikanku dan meletakkan aku di kolong mejanya selama 3 hari.

Dulu ia begitu sering memintaku untuk menyampaikan pesan pada teman-temannya, sekedar bergurau, bertegur sapa ataupun berbasa-basi.

Dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku merindukan saat-saat seperti itu...

Aku yang sekarang memang berbeda dari diriku yang dulu. Sekarang, tubuhku lebih indah dan fitur-fiturku lebih lengkap dibandingkan sebelumnya. Majikanku memang mendambakan tubuh lipat seperti ini, entah kenapa, baginya terlihat keren. Mungkin ini karena pengaruh film-film Jepang yang ditontonnya. Rata-rata orang Jepang memang menggunakan HP lipat. Ia senang tidak terkira, karena keinginannya terpenuhi, atau mungkin karena diriku yang sangat sederhana kini berubah penampilan menjadi lebih keren.

Tapi sayang sekali, hal itu tidak berlangsung lama.

Lihatlah sekarang, aku lebih sering tergeletak di suatu tempat yang bahkan dia tidak tahu dimana. Meski tidak melihatku selama berhari-hari, ia tetap cuek dan bahkan menganggapku tidak ada.

Saat aku bersiul memanggilnya untuk menyampaikan pesan, ia tidak menggubrisku dan tetap melanjutkan kesibukannya sendiri. Meski saat aku bersiul dan sedang berada di genggamannya, ia selalu menghentikan siulanku secara paksa karena menganggapnya berisik. Ia hanya melihat sekilas pesan singkat yang kutunjukkan padanya, kemudian menutupku kembali. Semua pesan singkat dibiarkannya terkumpul untuk dibalasnya sekaligus 3-5 hari kemudian.

Saat ia berniat untuk membalasnya sekaligus, aku memberinya peringatan halus karena diriku sudah tidak sanggup lagi menahan pesan yang terlalu banyak ditampung. Ia hanya perlu menggerakkan jari-jarinya sedikit untuk menghapus beberapa pesan yang tidak penting. Namun apa yang dilakukannya? Ia membantingku begitu saja dan tidak jadi membalas pesan dari teman-temannya karena kesal.

Saat suaraku rusak dan tidak bisa membantunya untuk melakukan panggilan dengan teman-temannya, ia tidak segera membawaku ke Rumah Sakit. Ia hanya mengalihkan panggilan ke telepon rumah.

Dia sering memintaku untuk membangunkannya di pagi hari. Namun aku kesal, karena berapa kalipun aku bernyanyi untuk membangunkannya--meskipun dengan suara maksimal--ia lebih memilih memeluk gulingnya kembali.

Saat teman-temannya yang lain asyik dengan teman-teman seperjuanganku yang lain, ia malah menyembunyikanku di tas dan asyik dengan bukunya.

Saat aku lapar, ia membiarkanku berhari-hari bahkan berminggu-minggu tanpa makan. Aku memang tidak akan mati tanpa makan sekalipun, namun itu berarti aku tidak akan berfungsi selama tidak ada makanan.

Saat aku tidak berfungsi seperti itu, maka aku merasa seperti setengah hidup. Ditambah lagi jika aku ditinggalkan tersembunyi dibawah bantal diatas tempat tidurnya. Dia benar-benar tidak ingat akan keberadaanku untuk beberapa hari.

Inilah sepenggal kisah hidupku yang memilukan. Namun aku tetap tidak bisa meninggalkannya, selama dia masih tetap menjadi majikanku.

Oh, sebagai penutup, boleh doang aku memajang fotoku sendiri #wink



---------------------------------
---------------------
-----------

Kisah ini didedikasikan untuk :
Diri saya sendiri, agar lebih peduli pada si HP yang malang dan sms2 yang jarang/lama saya balas.

Sekian, dan terimakasih untuk tidak melempar saya dengan panci bolong di samping anda.

Minggu, 23 Januari 2011

S to the K to the R to the.... ah kepanjangan.... mau ngomong SKRIPSI aja susah~

Hari ini, ada seseorang temen kampus yang bilang ke gue, "Pas skripsi nanti, cari temen buat ngeluarin semua unek-unek lo deh. Jangan dipendem sendiri, nanti lo stress."
Ohh~ saran yang sangat bagus. Tapi sayang sekali itu amat sangat telat. *ngelirik diri sendiri* emang bisa?!
wahahaha~ gue mah udah ngeluarin ke-stress-an jauh-jauh hari, bahkan sebelum skripsinya dimulai XD Sama aja kayak kejadian PPL waktu itu toh? *Liat beberapa postingan dibelakang yang isinya sampah waktu PPL*

Ini kan MP gue yak, siapa juga yang ngelarang gue nyampah disini, ya enggak? Sebelum gue 'grow up' dan bisa nulis sesuatu yang lebih berbobot dan berguna bagi masyarakat banyak (halah!) mending gue penuhin aja dulu blog ini dengan sampah~
pembersihannya kapan-kapan aja... saya kan orang Indonesia [terus?]

Yak, kita kembali ke masalah skripsi sosis~ kenapa sosis? Gue juga enggak tau~
Tolong abaikan saja. Jadi... sesuatu bernama sos... skripsi ini membuat seorang gue yang awesome pengen bantingin barang-barang dirumah. Tapi enggak bisa gue realisasikan karena gue belum kerja tetap dan gue takut diparut sama kedua orang tua gue yang udah susah-susah beli barang-barang itu.

Satu kata buat sos...skripsi ini, RIBET! dikau itu ribet banget tau enggak? coba ganti nama jadi 'komik' ato 'novel' pasti orang-orang enggak bakal menganggap dikau sesuatu yang ribet. Ini gue ngomong apa sih? *garuk-garuk*

*ngeiliat jam* WOW! 01.52! alamat bangun jam 10 lagi. Ah, besok kan si Minggu mampir setelah seminggu nggak ketemu, hari spesial. Nggak apa-apa lah~
Kalian juga pasti udah biasa menyambit si Minggu ini dengan tidur sampe siang, kan? udah deh nggak usah muna~ *dilempar botol*

SET DAH! ITU ORANG STRES AMAT! *nunjuk2 pendukung tim bola Iran yang pake topi setinggi... oh wooww~ itu berapa meter yak? 8D mauuuu~*
Gue hari ini megang Korea aja deh~ hurray!! --> pendukung tim bermata lobang celengan.

Tulisan gue lompat-lompat parah! Kalo ini fanfic pasti gue udah dihujat atas-bawah di-flame kanan-kiri, ditendang depan-belakang... untung ini blog gue [sekali lagi menegaskan]
enggak penting amat woii!

Dan dari tulisan abal sepanjang ini, gue cuma mau lapor kalo....
GUE PUYENG NGERJAIN PROPOSAL SKRIPSIII!!! ARRRRRRGHHH!!!!

[udah tau mbak, ada keluhan lain?]

enggak... itu aja....

[itu aja?]

Iya. Emm... satu lagi.... gue kayaknya menderita pergeseran dan penurunan fungsi otak.

[....]

Kok diem?

[soalnya itu bukan urusan saya mbak...]

@!$#!$^%@!#$@


ORANG GILAAA! ORANG GILAAA! #tepok2

sampah~ baiklah, waktu telah menunjukkan pukul 2 malam....ato pagi?
mari kita lupakan tulisan diatas dan menuju ke alam mimpi~
sebelum itu, mari kita pandangi wajah babang nederlanden yang sok imut di bawah ini 8D

Selasa, 04 Januari 2011

[meme] nostalgia masa kecil (mari buka coret-aib-coret lembaran masa lalu) :3

Abis ngubek-ngubek kardus waktu rapi-rapi kamar. Gue menemukan kotak harta. Isinya antara lain :

  1. surat2 dari temen2 di Jakarta (waktu gue di Malang) dan dari temen2 di Malang (waktu gue balik ke Jakarta).
  2. Kartu Lebaran, dan ada satu nyelip surat cinta #merinding --> SMP kelas satu, pengalaman pertama dapet surat cinta. Dan reaksi gue pun salah. Gue ngirim balik sok2an pake Bahasa Inggris (niatnya sih pengen blajar, tapi salah) dan nggak ada jawaban sama sekali. Sableng.
  3. Diari nan abal masa smp-sma -_- ooohh~ gue malu banget bacanya... >///<
  4. Catatan tentang mimpi. Sumpah ini abstrak banget, gue aja baca lagi nggak ngerti. padahal si-gue-waktu-kecil itu nulisnya tampak bersemangat dan menggebu-gebu sekali. Oh iya, orang gue inget waktu bangun tidur langsung nyari kertas+pulpen sebelum mimpinya lupa.
  5. Buku kenangan SMP/SMA. Yang berkesan banget itu buku kenangan SMA, karna gue sebagai designer sampe nggak tidur beberapa hari. Sampe sama sekali nggak belajar buat UAS Kimia besokannya (yang akhirnya dijanjiin contekan full oleh ketua kelas). Untung gue dapet beneran contekannya, kalo enggak, mungkin sekarang gue nggak kayak gini, karna waktu liat soal kimia-nya, GUE CUMA BISA NGERJAIN 2 SOAL! HELL!
  6. Foto-foto masa SMP/SMA (ちっちゃい俺、可愛いな~) 8D
  7. Surat cinta yang sok2an pake Bahasa Jepang (nyontek dari lagu 'Kimi ga suki da to sakebitai'-nya Slamdunk) yang ga jadi gue kasih ke orangnya karna jadinya lebih mirip surat ancaman daripada surat cinta -_- Mau liat? jangan deh, horror banget...
  8. Daaaannn.... BUKU BIODATA!! BUAHAHAHAHAHA!!! wahai kalian yang pernah nulis biodata di notebook gue... hati2lah~ gue tau masa kecil kalian senista apa XD #dilemparpiring. Oh tenang aja... gue sendiri juga ngisi kok. Dan akan gue beberkan di bawah ini.

Biodata (ditulis kelas 1 SMP)

Nama Lengkap : (skip ah, liat di FB gue sono~)

Saya biasa dipanggil :
ohok@$@!%#!ohok --> maaf gak lulus sensor

TTL :
Jakarta (rumah sakit), 30 September 1990

Zodiak :
Libra

Shio :
Kuda

Alamat :
Jl. Raya kelapa II wetan no.37

Telp :
(021) 8707809

Hobi :
Mengarang, baca, ngobrol, maen komputer

Cita-cita :
Pengarang

Agama :
Islam

Makanan fav :
Apa aja asal halal

Minuman fav :
Jus Jeruk

Warna Fav :
Pink, biru metalic, biru awan

Bintang Fav :
Britney Spears, Westlife, Marshanda

Binatang Fav :
Kelinci, Kucing

Koleksi :
Perangko

Pesan :
Jangan suka bo'ong, entar gak punya temen.

Kata Mutiara :
Jangan buang waktumu untuk hal yang tak berguna

salam
      a
      n
      i
      selalu
             n
             t
             u
             kamu
  
(trus ada gambar fido-dido disamping + fotobox)

Satu kesan yang terlontar --> BAH!

Kesan panjang --> apaan itu pink? gue gak kenal.
Apaan itu kata mutiara?? sok menggurui banget "3") --> nyadar kebanyakan tidur daripada bangun nya.
apaan itu salam terakhir?!
DAN APA BANGET ITU BINTANG FAV?! *siokk sendiri*

Nista banget dah biodata diatas. Tapi itu gue, ck ( ._.)
baiklah, mungkin itu gue waktu masa-masa 'mengikuti tren' dan gampang terpengaruh sama orang lain (tipikal B).
Sekarang gue mau nyoba kalo nulis biodata tanpa pengaruh dari pihak manapun.


Biodata (masa sekarang -liat tanggal postingan ini-)

Nama : skip-lah

Panggilan :
nana, nance (ini sapa dah yang bikin? -_-), senpai/nan-pai/paipai (saya dikira kue -_-), noru (ini yg gue pengen, tapi gak ada yg mau manggil gue pake nama itu, jahat! ("3") padahal secara kebetulan sama kayak panggilan norge)

TTL :
tempat-->bidan tanggal-->30 September lahir-->ke bumi

Zodiak :
Libra

Shio :
Kuda

Golongan Darah :
B+ dengan segala kenistaannya

Alamat :
Nggak berubah sejak gue mulai menetap dan nggak nomaden lagi.

Telp :
0856-934xxxxx (tapi lagi gak bisa di-telp) (bah! nomernya juga xxxx gitu)

Hobi :
BACA! belajar bahasa, kirim2an imel/surat sama temen2 nan jauh disana. tidur bukan hobi, tapi kebutuhan #ngeles

Cita-cita :
Penerjemah/Translator

Keahlian :
Bikin orang kesel, mengerjakan tugas di waktu yang sangat-sangat-mepet

Agama :
Islam

Makanan fav
: asal bukan yang pedes, yang mengandung susu/keju, ada alpuketnya, pahit, bumbunya terlalu kuat. Kalo fav sih, mungkin MAYONAISE... (JADI BUAT APA ITU KALIMAT AWAL?!)

Minuman fav :
Yang dingin, dan bukan alpuket/susu/sesuatu yang mirip2 itu.

Warna Fav :
IJO!!

Idol/interest :
NEWS, LEAD, Kagrra, GReeeeN, Hi-Fi CAMP, hem... kayaknya butuh seharian buat nulis ini. gw copas dari profil LJ aja.
aaa, anime, asian kung-fu generation, back-on, bareeeeeeeeeen, funky monkey babys, greeeen, hetalia axis powers, hi-fi camp, hunter x hunter, hy, k.k.kity, kagrra, katekyo hitman reborn, keiichiro koyama, keita furuya, kenji03, killua zaoldyeck, lambo, language, languages, lead, m flo, manga, melody., micro, navi, news, nishijima takahiro, one piece, orange range,  perfume, school rumble, scrapped princess, seamo, skip beat, soul eater, special a, sunako,  ya-ya-yah, yamato nadeshiko sichi henge, youichi hiruma, yui

Binatang Fav : Spesies Kucing, apapun itu.

Koleksi :
surat (termasuk sertifikat, ijazah, akte, dan lain-lain)

Pesan :
Kalian maunya dikasih pesen apa? nah itu deh, suka2.

coretKataMutiaracoret Quote Fav :
Bill Gates appoint laziest person to do the hardest job, bcause they'll find an easiest way to do it. Proud to be lazy

nah~ apalagi yang kurang? kira-kira begitulah.
kok kayaknya penurunan dari masa SMP ya? *ngelirik ke quote*
yah, begitulah kira2. Ada yang punya pengalaman serupa soal nostalgia masa kecil? share juga yaaa :D
Semuanya gue-tag dah~ yang mau ngerjain silahkan :)


AKHIRNYA GUE DAPET JUGA TAKOBOUSHI (TOPI GURITA) INI SETELAH SEKIAN LAMA!!

Senin, 03 Januari 2011

Pengalaman mengerikan yang terjadi ke-3 kalinya *pasang tampang horror*

Udah lama ya nggak nulis disini, ohohoho...
gue kerajingan nulis di FFN :9 dan masih belum bisa berenti sejak pertama kali nulis @_@
pusing? pasti. apalagi mengingat mau nulis proposal skripsi, eh... ide yang mampir selalu ide fanfic. Ujung-ujungnya pasti nulis itu duluan dibanding skripsi yang jauh jauh jauuuhhh lebih penting. GIMANA DONG!

Kalo nggak ditampar, gak digaplok, gak ditendang, gak diinjek-injek, kayaknya gue gak bakal mulai nulis proposal laknat itu.
Eh, kok nggak enak banget ya kalimat diatas?
ganti ah...

Kalo nggak dikasih semangat, gak dikasih permen, gak dikasih coklat, gak dikasih duit buat beli dvd, kayaknya gue gak bakal mulai nulis proposal laknat itu.
nah ini baru enak kalimatnya :D (ketularan uzai-nya Lambo)

Ah, lupakan soal itu sementara ini...
sementara...
kalo gue bilang sementara, berarti bener2 sementara, oke? (yakin banget kalo nggak diingetin pasti lupa)

Yang mau gue tulis disini itu, soal tahun baru.
apa? basi?! sialan! baru lewat 3 hari kok~ #ngeles

pokoknya gue mau ngucapin
SELAMAT TAHUN BARU - HAPPY NEW YEAR - 新年あけましておめでとうございます - heureuse nouvelle année - felice anno nuovo -gelukkig nieuw jaar - onnellista uutta vuotta -
dan apapun itu dalam bahasa kalian masing masing.
kalo pake bahasa batin jadinya : #!^%$#&%^$$#!%$&

Yang gue lakukan selama liburan tahun baru adalah...
NGERECOK DI RUMAH SODARA! GAHAHAHAHAHA!
padahal harusnya bantuin install2 sesuatu di rumahnya biar bisnis warnet nya cepet jalan, tapi yang gue kerjain cuma bantu copy-paste data2 game aja. Sisanya? makan, tidur, dan nonton :9 #digampar

Ada beberapa kejadian seru selama gue nginep.

yang pertama, soal hanabi aka kembang api aka petasan.
tepat jam 12 malem, yang gue liat di luar rumah adalah hanabi yang membentang dari ujung ke ujung. KEREN BANGET! WOW!
ini namanya baru menikmati hanabi gretongan :D
wilayah RT rumah sodara gue justru nggak ngadain acara hanabi. Jadi ditengah2 enggak ada hanabi, tapi sekeliling (kayak lingkaran) semuanya ada hanabi~
dan itu berlangsung sekitar setengah jam. Cukup pegel juga ini leher ngeliatin ke atas mulu :D

nah, yang kedua...
ini agak... euh...
susah dibayangin...
coba tebak?
hint : berhubungan dengan makanan!
kalo ada yang nebak ada apa2nya di makanan yang gue makan, anda benar! ~_~

jadi, waktu gue dan keluarga sepupu gue (ayah, ibu dan anak) nyari sarapan...
kita memutuskan untuk makan bubur ayam. Secara yang buka itu aja.
Cukup rame juga sih, tapi tempat duduk nya juga banyak, jadi enggak masalah.
kita berempat duduk di pojok kiri yang emang cuma ada satu bangku panjang sama satu meja panjang. Tadinya disuruh pindah aja ke sebelah kiri yang rame orangnya, tapi kita nggak mau. Udah duduk pasti males lah pindah-pindah.

Nah, waktu buburnya dianter, gue sama sekali nggak curiga sama itu makanan. Sebelum makan, gue nungguin sate telor puyuh yang dianter. Pertama, gue ngambil sate telur puyuhnya dulu, makan satu, baru gue taro diatas bubur. Gue menikmati bubur pelan-pelan, dari ujung, dan dikit-dikit (saya kan lady~) #plakk

untungnya :
1. Kalo makan bubur, ketoprak, gado-gado ato makanan semacem itu, nggak pernah gue aduk-aduk. Makannya rapi~ ohohoho.
2. Gue makan ayam belakangan. Seperti kata pepatah 'save the best for the last'

kira-kira dua sendok kecil bubur gue makan... gue memutuskan untuk mencampur sedikit suiran ayam sama bubur. Tapi sebelum gue campur...

BLOODY GIT! APA ITU GERAK GERAK?!!

dan di atas ato lebih tepatnya disekeliling suiran ayam itu... para belatung kecil berjalan-jalan dengan wajah tanpa dosa. Oh ya, sebenernya gue nggak tau emang itu belatung punya dosa ato enggak #salah

Gue nggak tau gimana wajahnya, soalnya itu belatung amat-amat-amat dan supeeerrr mini... Kalo kalian enggak pernah merhatiin makanan-makanan kayak gue yang udah beberapa kali trauma, mungkin nggak bakal ngeh dengan keberadaan makhluk menjijikan itu.
bukan cuma kecil, dari warna mungkin nggak bakal keliatan juga, karna belatungnya masih tergolong transparan (kalo gedean dikit baru bakal berwarna putih).

Gue langsung berentiin sepupu gue dari kegiatan makannya (dia belum makan sih, baru nyuirin sate ati nya), dan gue perhatiin juga suiran ayam di mangkoknya (gue masih enggak yakin, ato mungkin gue pikir cuma ada di mangkok gue doang).

Dan ternyata, mereka ada disana juga...sama banyaknya kayak yang ada di mangkok gue.
Sepupu gue pun penasaran, dan gue langsung nyuruh dia perhatiin ayamnya. Untungnya sepupu gue ini bukan tipe anak yang histeris, dia langsung ber-iih ria dan ngasi tau orangtuanya yang ada di sampingnya.

Tante gue langsung melepeh bubur yang masih dikunyah, dan Oom gue masih makan dengan santai (-_-) meski akhirnya berenti juga pas dikasih liat. Mereka kudu merhatiin dari dekeettt banget, baru keliatan.

Ini bener-bener terimakasih gue pernah trauma ginian...
dan kejadian sebelumnya lebih parah.
gue sampe nggak mau makan apa-apa sampe 2 hari.

Karena nggak enak kalo ngasih tau ke abangnya (harusnya dikasih tau sih) akhirnya itu bubur minta dibungkus aja dan bilang kalo kita buru-buru. Gue masih heran ngeliatin orang2 banyak yang masih makan dengan lahap. Tante gue nyamperin gerobak bubur itu dan coba ngeliat ke toples buat nyimpen ayamnya. Abis itu dia ngasih tau kalo ayamnya kemungkinan ayam tiren. Yang bikin bingung adalah... itu ayam sama sekali nggak bau.

Jadi inget soal kecoak yang nyasar di mangkok bubur seseorang :9 #lirik2

yah, intinya, kalo makan apapun, dimanapun, jangan lupa perhatiin baik-baik makanannya ya ^^
mungkin enggak semua makanan yang kita makan itu sehat. Tapi paling nggak bisa menghindari makanan dengan tambahan sesuatu yang bergerak-gerak kayak kejadian diatas ^^ Be careful guys~
Semoga tulisan gue ini berguna :D

-BONUS : EVEN CANDY CAN KILL YOU!!! BE CAREFUL!!-